Pasang Iklan Banner 343.000 per BULAN di blog ini Sms 087816551473 meiko7998@gmail.com Iklan Baris 343.000 bayar pake pulsa hp
Showing posts with label pasang iklan gratis di rumah123. Show all posts
Showing posts with label pasang iklan gratis di rumah123. Show all posts

Monday, May 6, 2024

Bank DKI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Demak

----------------------------------------------------------------------------------------------------

#1:Bank DKI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Demak 

JAKARTA - Sebagai bentuk respon satas penanganan pasca bencana musibah banjir di wilayah Demak dan sekitarnya, Bank DKI Peduli menyerahkan bantuan kebutuhan mendesak kepada warga di Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, Demak.

Penyerahan bantuan berupa logistik seperti beras, paket sembako, minyak goreng, gula, mie instan, kebutuhan bayi, selimut, lotion anti nyamuk, serta kebutuhan prioritas lainnya, dilakukan melalui Kantor Cabang Bank DKI Semarang dan diterima langsung oleh Kepala Desa Prampelan.

Direktur Teknologi & Operasional merangkap Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI, Amirul Wicaksono mengungkapkan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari seluruh karyawan Bank DKI.

“Hati dan doa kami bersama para pengungsi yang terdampak musibah banjir. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat terdampak, dengan sesegera mungkin tersalurkan melalui perwakilan Kantor Cabang Bank DKI Semarang yang terdekat dari lokasi sehingga dapat dilakukan percepatan dalam proses pendistribusiannya,” ujar Amirul.

Sebagai informasi, banjir di Kabupaten Demak mencapai tingkat terparah yang berdampak kepada lebih dari 93.000 jiwa serta mengakibatkan terendamnya sejumlah daerah secara luas dan menimbulkan kerugian material dan non material bagi penduduk setempat serta infrastruktur lokal.

READ MORE - Bank DKI Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Demak

Friday, April 26, 2024

Manchester United Berpotensi Terjebak Investasi Bodong di Musim Panas 2024

----------------------------------------------------------------------------------------------------

#1:Manchester United Berpotensi Terjebak Investasi Bodong di Musim Panas 2024

Jakarta Manchester United berpotensi terjebat investasi bodong di bursa transfer musim panas 2024. Hal itu lantaran klub raksasa Liga Inggris hendak merekrut gelandang serang yang kemungkinan sulit mendapat tempat di starting XI.

Dilansir dari Football Transfers, adalah pemain RB Leipzig Dani Olmo yang akhir-akhir ini sukses menaruh perhatian Setan Merah. Kabar menyebut klub besutan Erik ten Hag telah menjadikannya sebagai target baru jelang jendela transfer pertengahan tahun ini.

Jurnalis ESPN Rodrigo Faez mengeklaim Olmo sendiri juga tertarik dengan prospek hijrah ke MU. Dia secara pribadi menyukai kota Manchester dan disebut telah jatuh hati pada kompetisi Liga Inggris.

Alhasil Setan Merah pun kemungkinan tak akan kesulitan mengangkut Olmo ke Old Trafford. Mereka diyakini punya peluang besar mewujudkan kesepakatan dengan pemain asal Spanyol apabila Manchester United serius ingin mengejar tanda tangannya.

Dari segi statistik, performa Olmo sejatinya tak buruk-buruk amat. Pemain kelahiran 7 Mei 1998 itu tercatat sanggup mengoleksi 28 gol dan 33 assists dari total 143 pertandingan di semua kompetisi yang dimainkan untuk RB Leipzig.

Olmo pun digadang-gadang sudah siap mencari tantangan baru di tempat lain. Pasalnya, dia memang telah memasuki musim kelimanya bersama tim Jerman sejak pertama kali bergabung usai meninggalkan Dinamo Zagreb pada Januari 2020.
 

READ MORE - Manchester United Berpotensi Terjebak Investasi Bodong di Musim Panas 2024

Wednesday, April 10, 2024

Doa di Kampung Halaman, Bisa Dibaca Saat Mudik Lebaran

----------------------------------------------------------------------------------------------------

#1:Doa di Kampung Halaman, Bisa Dibaca Saat Mudik Lebaran

Jakarta - Mudik lebaran menjadi momen yang sangat dinanti-nantikan banyak masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal dan bekerja di kota besar. Momen ini menjadi istimewa karena individu dapat pulang ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga yang jauh dari jangkauan sehari-hari.

Dalam perjalanan mudik lebaran, perasaan tidak sabar mungkin menyelimuti seseorang, namun perasaan itu segera tergantikan dengan lega dan bahagia begitu mereka tiba di kampung halaman.

Momen berkumpul dengan keluarga tercinta menjadi momen yang sangat berharga dan penuh kebahagiaan. Saat tiba di kampung halaman, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu membaca doa.

Mengutip dari Nu Online, Jumat (5/4/2024), ada doa khusus yang dapat dibaca saat tiba di kampung halaman. Doa ini merupakan ungkapan syukur atas keselamatan dan kesempatan untuk bisa berkumpul dengan keluarga tercinta.
Doa saat tiba di kampung halaman

 

    اَللَّهُمَّ اجْعَلْ لَنَا بِهَا قَرَارًا وَرِزْقًا حَسَنًا

Allahummaj’al lana biha qarara wa rizqan hasanan.

Artinya,

"Ya Allah, jadikanlah bagi kami dengannya (kampung) tempat tinggal dan rezeki yang baik."

Dengan membaca doa ini, diharapkan kita dapat merasakan keberkahan dan mendapatkan perlindungan serta kebahagiaan di hari yang suci. Membaca doa saat tiba di kampung halaman menjadi salah satu cara untuk menyambut dan menghormati momen yang sangat berarti ini.

Dalam doa tersebut, kita bisa mengungkapkan rasa syukur dan berharap agar keluarga kita selalu dalam lindungan-Nya.
 

READ MORE - Doa di Kampung Halaman, Bisa Dibaca Saat Mudik Lebaran

Monday, February 12, 2024

TPN: Ganjar Mirip Jokowi, Gibran Lebih Mirip Prabowo

----------------------------------------------------------------------------------------------------

#1:TPN: Ganjar Mirip Jokowi, Gibran Lebih Mirip Prabowo

Jakarta - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Chico Hakim kembali menyinggung debat cawapres. Ia menyebut, dalam komunikasi debat, elemen pembawa pesan menjadi lebih penting daripada pesan yang disampaikan itu sendiri.

Termasuk saat debat calon presiden dan calon wakil presiden, ia menyebut janji yang disampaikan capres dan cawapres tak bisa lepas dari rekam jejak sosok yang membawakan pesan itu.

Jadi saat Ganjar Pranowo dan Mahfud bicara tentang kerakyatan, sangat tepat, karena mereka memang lahir dari keluarga miskin. Di masa sebelum usia kerja pun mereka bekerja keras menyambung hidup dan membantu keluarganya. Ini berbeda dengan Gibran Rakabuming Raka yang sejak kecil lahir dari anak seorang pengusaha mebel kaya raya yang kemudian jadi pejabat,” kata Chico dalam keterangan tertulis, Rabu (24/1/2024).

Chico menegaskan, figur Ganjar Pranowo sangat mirip dengan Joko Widodo. Pernah tinggal di tempat yang kemudian digusur, dan sama-sama berjuang keras dari bawah.

“Baik Ganjar dan Jokowi sama-sama bekerja keras ‘from zero to hero’, ‘from nobody to somebody’. Berbeda dengan Gibran, yang sejak lahir sudah disiapkan dengan ‘silver spoon’. Jadi, Gibran itu lebih dekat dengan sosok Prabowo Subianto. Dari sejarah kehidupannya tidak pernah susah,” kata Chico.
 

READ MORE - TPN: Ganjar Mirip Jokowi, Gibran Lebih Mirip Prabowo

Friday, January 26, 2024

Ragam Kuliner Tradisional Berbahan Beras, Cocok Jadi Teman Minum Teh

----------------------------------------------------------------------------------------------------

#1:Ragam Kuliner Tradisional Berbahan Beras, Cocok Jadi Teman Minum Teh

Yogyakarta - Kekayaan kuliner Indonesia tak bisa diragukan lagi. Dari satu bahan saja, masyarakat bisa mengolahnya menjadi berbagai jenis kuliner.

Salah satu bahan yang mudah didapat di Indonesia yang berhasil disulap menjadi berbagai kudapan adalah beras. Baik beras nasi atau beras ketan bisa diolah menjadi berbagai kuliner lain.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ragam kuliner berbahan beras:

1. Burasa

Burasa merupakan makanan khas Makassar yang biasanya disajikan bersama coto Makassar atau opor ayam. Bahan utama pembuatan burasa adalah beras yang dimasak dengan santan hingga lembek.

Setelah itu, beras dibungkus dengan daun pisang dan diikat dengan tali rafia atau daun pisang sebelum direbus hingga matang dan padat. Burasa juga bisa ditemukan di Gorontalo, Kalimantan, hingga Malaysia.

2. Kasuran

Kasuran adalah makanan dari beras khas Palembang. Kuliner ini dibungkus menggunakan daun pisang yang dilipat menyerupai kasur. Kasuran biasanya disajikan bersama lauk, salah satunya rendang.

3. Ketupat

Ketupat adalah makanan dari beras yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda atau daun palma. Sesuai namanya, makanan ini dibungkus pada wadah daun berbentuk ketupat.

Makanan yang tak bisa terlewatkan terutama saat perayaan Lebaran ini juga tersebar luas ke negara-negara tetangga, seperti Brunei, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina.
 

READ MORE - Ragam Kuliner Tradisional Berbahan Beras, Cocok Jadi Teman Minum Teh

Sunday, November 26, 2023

15 Tahun Lalu Okie Agustina Gugat Cerai Pasha Ungu Tanggal 20 November, Kini Giliran Gunawan Dwi Cahyo

----------------------------------------------------------------------------------------------------

#1:15 Tahun Lalu Okie Agustina Gugat Cerai Pasha Ungu Tanggal 20 November, Kini Giliran Gunawan Dwi Cahyo

Jakarta Meski mengaku siap lahir batin, tetap saja Okie Agustina butuh beradaptasi dengan kondisi Pengadilan Agama Bogor, Jawa Barat, Senin (20/11/2023), saat menghadapi Gunawan Dwi Cahyo dalam sidang cerai perdana.

Pasalnya, mantan istri Pasha Ungu itu kali terakhir bersidang di Pengadilan Agama 15 tahun silam. Kini, Okie Agustina datang lagi ke ruang sidang setelah menggugat cerai Gunawan Dwi Cahyo.

“Masalahnya, saya terakhir sidang itu 15 tahun yang lalu,” ungkap ibunda Kiesha Alvaro kepada awak media, melansir dari video wawancara di kanal YouTube Intens Invesigasi pada hari yang sama.

Masih segar dalam ingatan Okie Agustina, 15 tahun lalu, di tanggal yang sama, yakni 20 November, ia menggugat cerai Pasha Ungu. Kini sejarah seolah berulang dengan “lawan main” berbeda.
 

READ MORE - 15 Tahun Lalu Okie Agustina Gugat Cerai Pasha Ungu Tanggal 20 November, Kini Giliran Gunawan Dwi Cahyo

Monday, September 12, 2022

Hoaks! Puan Maharani manipulasi foto kunjungan ke Toba

----------------------------------------------------------------------------------------------------

sebar iklan gratis - #1:Hoaks! Puan Maharani manipulasi foto kunjungan ke Toba

 Kunjungan Ketua DPR RI Puan Maharani di Sumatera Utara, mendadak jadi bahan perbincangan warganet di Twitter.Dalam akun resmi Twitter

READ MORE - Hoaks! Puan Maharani manipulasi foto kunjungan ke Toba

Friday, September 9, 2022

Penanganan banjir Mukomuko masuk transisi darurat ke pemulihan

----------------------------------------------------------------------------------------------------

pasang iklan gratis tanpa registrasi - #1:Penanganan banjir Mukomuko masuk transisi darurat ke pemulihan

 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengatakan penanganan setelah banjir bandang kini memasuki masa transisi darurat ke pemulihan. ...

READ MORE - Penanganan banjir Mukomuko masuk transisi darurat ke pemulihan

Wednesday, August 31, 2022

Urbanasia 'Citayam' Fashion Week libatkan 12 "brand" lokal

----------------------------------------------------------------------------------------------------

sebar iklan gratis online - #1:Urbanasia 'Citayam' Fashion Week libatkan 12 "brand" lokal 

Fenomena Citayam Fashion Week (CFW) yang kerap meramaikan kawasan Dukuh Atas-Sudirman Jakarta pada Minggu hadir di Lotte Shopping Avenue, dengan nama Urbanasia 'Citayam' Fashion Week (UFW) dan melibatkan 12 brand fesyen lokal.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Urabanasia dan Lotte Shopping Avenue. Adapun 12 brand lokal yang terlibat adalah Batik Marunda, Kamalika, Giordano, Monday to Sunday, North Space, Et Cetera, Sakroot, Llaces, Exme, Big Boy, Polo Mens, dan Noir Sur Blanc.

Saya yakin dengan adanya acara ini merupakan satu momen untuk mengangkat brand lokal yang ada di Indonesia, supaya kita bisa lebih mencintai brand lokal," kata General Manager Marketing Lotte Shopping Avenue Anastasia Damastuti di sela-sela acara, Minggu.
Secara terpisah, dia menambahkan acara tersebut juga bertujuan memberikan motivasi kepada para remaja agar terus melakukan hal-hal yang positif seperti yang sudah dilakukan oleh para ikon Citayam Fashion Week.

Sementara itu, CEO Urbanasia Ken Yunita mengatakan, fesyen lebih dari sekadar status karena merupakan bahasa universal dari gaya hidup. Kegiatan Urbanasia 'Citayam' Fashion Week berusaha memberikan sentuhan yang lebih elegan dan menarik dalam street-fashion show di Indonesia.
"Harapannya, UFW 2022 bisa menjadi media exposure dan media baru untuk keterlibatan dengan komunitas yang tertarik dengan fesyen. Serta menjadi tren baru dan referensi utama industri fesyen di Indonesia," ujar Ken.
Selain peragaan busana dari 12 brand oleh para model termasuk Momo Moriska dan Abang None Jakarta Selatan yang berjalan di catwalk, Urbanasia 'Citayam' Fashion Week juga turut dimeriahkan oleh penampilan dari I Dance Studio Jakarta yang membawakan dance K-Pop menggunakan kostum bernuansa Indonesia.

Selain itu, ada pula penampilan dari penyanyi jebolan Indonesian Idol yang mengiringi catwalk, Samuel Cipta, serta penampilan dari Voice of Indonesia yang menyanyikan lagu-lagu nusantara.
Tak ketinggalan, tiga remaja yang merupakan ikon dari Citayam Fashion Week yakni Roy, Nadia, dan Tegar, juga turut memeriahkan acara tersebut.

READ MORE - Urbanasia 'Citayam' Fashion Week libatkan 12 "brand" lokal

Monday, January 10, 2022

Gejala Ringan Varian Omicron Tak Mengubahnya Jadi Flu Biasa, Ini Penjelasan Ahli

----------------------------------------------------------------------------------------------------

pasang iklan gratis terlaris tanpa daftar - #6:Gejala Ringan Varian Omicron Tak Mengubahnya Jadi Flu Biasa, Ini Penjelasan Ahli

 

 Jakarta Ilmuwan Inggris dan Afrika Selatan telah melakukan penelitian pada varian baru Corona COVID-19, Omicron dengan data awal yang menunjukkan gejalanya lebih ringan. Pada penelitian kali ini, ada sangat sedikit kasus lansia yang terinfeksi.
Hasil penelitian itu melansir BBC, pada Selasa (28/12/2021) menunjukkan orang yang terinfeksi Omicron 70-80 persen lebih kecil kemungkinannya membutuhkan perawatan di rumah sakit, bila dibanding dengan infeksi varian sebelumnya.
Kemudian Ahli Imunologi dari Imperial College, Prof Peter Openshaw yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut masih melansir sumber yang sama, menunjukkan bila dikatakan studi berkurangnya jumlah rawat inap tersebut menunjukkan bahwa Omicron "telah berubah menjadi flu biasa", itu adalah "pemaknaan yang salah".

Apa penyebab varian Omicron bisa memiliki gejala ringan? Lalu bagaimana gejala ringan varian Omicron tidak mengubahnya menjadi flu biasa? Berikut Liputan6.com ulas penjelasannya lebih lanjut, Selasa (28/12/2021).
Gejala Ringan Varian Omicron

Varian Omicron pada gelombang kasus pertama menurut studi awal yang diterbitkan ilmuwan Inggris dan Afrika Selatan melansir BBC, pada Selasa (28/12/2021) mengindikasi gejala lebih ringan. Hal ini terbukti pada jumlah orang yang membutuhkan rawat inap di rumah sakit karena varian Omicron lebih sedikit daripada jenis varian COVID-19 lainnya.
Penelitian itu menunjukkan orang yang terinfeksi Omicron 70-80 persen lebih kecil kemungkinannya membutuhkan perawatan di rumah sakit, bila dibanding dengan infeksi varian sebelumnya.
Para ilmuwan mencatat pengurangan jumlah kasus yang membutuhkan perawatan di rumah sakit adalah kira-kira sepertiganya (dibandingkan varian Delta). Pada penelitian kali ini, ada sangat sedikit kasus lansia yang terinfeksi. Direktur insiden Covid-19 nasional di Public Health Skotlandia, Dr Jim McMenamin menyebut temuan itu sebagai "kabar baik".
Varian Omicron Tidak Berubah Menjadi Flu Biasa

Meski begitu, varian Omicron masih menjadi perlu menjadi kekhawatiran apabila infeksi menyebar dalam jumlah besar. Ini yang menjadikan gejala ringan varian Omicron tidak mengubahnya menjadi flu biasa.
"Infeksi individu bisa relatif ringan bagi sebagian besar orang, tetapi masih ada potensi bahwa semua infeksi ini terjadi bersamaan dan memberikan tekanan serius pada layanan kesehatan," dijelaskan Prof Mark Woolhouse, dari University of Edinburgh melalui BBC.
Hal yang sama disampaikan Kepala Urusan Darurat WHO, Dr. Michael Ryan dalam konferensi pers melansir VOA pada, Jumat (3/12/2021) lalu.
Dr. Michael mengingatkan untuk bersikap hati-hati ketika menyebut kasus varian Omicron yang “ringan” karena menurutnya “fakta bahwa sebagian besar kasusnya ringan mungkin mencerminkan fakta bahwa varian ini merebak di antara orang-orang muda yang sehat.”
Kemudian Ahli Imunologi dari Imperial College, Prof Peter Openshaw yang tidak terlibat dalam penelitian-penelitian di atas mengatakan tanda-tanda awal melalui BBC, menunjukkan varian bisa jadi lebih ringan, namun bila dikatakan studi berkurangnya jumlah rawat inap tersebut menunjukkan bahwa Omicron "telah berubah menjadi flu biasa", itu adalah "pemaknaan yang salah".

READ MORE - Gejala Ringan Varian Omicron Tak Mengubahnya Jadi Flu Biasa, Ini Penjelasan Ahli

Sunday, January 9, 2022

India Tutup Masjid Berusia 600 Tahun

----------------------------------------------------------------------------------------------------

pasang iklan gratis terlaris tanpa daftar - #8:India Tutup Masjid Berusia 600 Tahun 


Srinagar - Sebuah masjid berusia 600 tahun ditutup pemerintah India. Hal ini memicu keresahan di kalangan umat Muslim yang sudah lama beribadah di masjid tersebut
India adalah negara sekuler. Tetapi, sejak Narendra Modi berkuasa justru dinilai semakin condong ke agama tertentu.
Dilaporkan VOA Indonesia, Selasa (28/12/2012), masjid Jamia yang usianya ratusan tahun tampak menonjol di kawasan permukiman sekitarnya di Kota Srinagar, Kashmir. Gerbang utamanya tampak megah beserta menara-menara besarnya.

Namun, pihak berwenang India menganggap masjid itu sebagai tempat munculnya masalah – menjadi pusat protes dan bentrokan yang menantang kedaulatan India atas wilayah Kashmir yang disengketakan.
Bagi Muslim Kashmir, masjid adalah tempat suci di mana mereka melakukan salat Jumat dan juga menyuarakan hal-hak politik mereka.
Bangunan yang terbuat dari batu bata dan kayu ini adalah satu di antara masjid tertua di kota berpenduduk 1,2 juta, yang 96 persennya adalah Muslim. Ribuan orang kerap salat di masjid di kota terbesar di Kashmir itu.
Dengan 378 pilar kayu, masjid ini dapat menampung 33 ribu jemaah. Pada acara-acara khusus selama bertahun-tahun, ratusan ribu Muslim juga memenuhi jalur dan jalan-jalan di sekitarnya untuk mengikuti salat yang diselenggarakan masjid tersebut.
Bagi Muslim Kashmir, masjid adalah tempat suci di mana mereka melakukan salat Jumat dan juga menyuarakan hal-hak politik mereka.
Di tengah-tengah ketegangan sosial yang terjadi, masjid ini hampir sebagian besar tutup selama dua tahun terakhir.
Imam besar masjid itu telah ditahan di rumahnya hampir tanpa henti selama periode itu. Gerbang utama masjid digembok dan ditutup dengan lembaran-lembaran seng gelombang pada hari Jumat.
Penutupan masjid memperdalam kemarahan warga Muslim Kashmir.
Bashir Ahmed, 65, pensiunan pegawai negeri, yang terbiasa salat di masjid itu selama lima dekade lebih mengatakan,
"Saya merasa tidak nyaman. Ada sesuatu yang hilang, jauh di dalam lubuk hati saya," katanya.
Pihak berwenang India menolak berkomentar mengenai pembatasan di masjid itu meskipun Associated Press telah berulang kali mengajukan permintaan komentar.

Pada masa lalu, para pejabat mengatakan pemerintah terpaksa menutup masjid Jamia karena komite pengelolanya tidak mampu menghentikan protes anti-India di lingkungan tersebut.
Penutupan masjid berusia 600 tahun ini berlangsung dalam penindakan keras yang dimulai pada 2019 setelah pemerintah mencabut status semiotonom yang telah lama disandang Kashmir.
Dalam dua tahun belakangan, sebagian masjid dan tempat-tempat ibadah lainnya di kawasan itu – yang juga ditutup karena penindakan keras keamanan dan pandemi yang mengikutinya – telah diizinkan untuk memberikan layanan keagamaan.
Masjid Jamia masih tetap tertutup bagi jemaah yang ingin salat Jumat.
Pihak berwenang mengizinkan masjid itu tetap buka pada enam hari lainnya, tetapi hanya beberapa ratus jemaah yang berkumpul di sana ketika itu, dibandingkan dengan puluhan ribu orang yang kerap datang untuk salat Jumat.

READ MORE - India Tutup Masjid Berusia 600 Tahun

Wednesday, December 29, 2021

Kemiskinan di Afghanistan Kian Buruk Akibat Efek Perubahan Iklim

----------------------------------------------------------------------------------------------------

pasang iklan gratis terlaris tanpa daftar - #29:Kemiskinan di Afghanistan Kian Buruk Akibat Efek Perubahan Iklim

 

 Kabul - Dalam beberapa dekade terakhir perubahan iklim telah mengubah kondisi alam di Afghanistan, kata penduduk setempat, sehingga membuat kawasan tandus dan masyarakat sekitar berjuang lebih keras untuk bertahan hidup.
Banyak yang telah menyelamatkan diri ke negara tetangga Iran atau hidup dalam kemiskinan di kamp-kamp pengungsi di Afghanistan karena kekeringan yang berulang kali terjadi dan efek perubahan iklim.
"Saya ingat dari masa kecil saya … ada banyak salju di musim dingin, di musim semi kami banyak hujan,” kata Abdul Ghani, 53, seorang pemimpin masyarakat setempat di desa Sang-e- Atash, di provinsi Badghis yang dilanda bencana.

"Namun, sejak beberapa tahun lalu ada kekeringan, tidak ada salju, apalagi hujan. Bahkan tidak mungkin untuk mendapatkan satu mangkuk air dari pipa saluran air hujan untuk digunakan,” katanya, saat dia mengamati organisasi Bulan Sabit Merah membagikan persediaan makanan darurat musim dingin kepada para petani yang panennya benar-benar gagal.
Dikutip dari laman DW Indonesia, Selasa (28/12/2021) tahun kedua kekeringan yang parah melanda Afghanistan telah secara dramatis memperburuk situasi yang sudah putus asa di negara itu.
Ditambah lagi dengan perang selama empat dekade, warga Afghanistan juga harus menghadapi pandemi virus corona dan krisis ekonomi menyusul pembekuan aset internasional setelah Taliban merebut kekuasaan pada pertengahan Agustus.

Ancaman Bencana Kemanusiaan

Jutaan orang tidak dapat menafkahi diri mereka sendiri. Kelompok-kelompok bantuan memperingatkan akan meningkatnya krisis kekurangan gizi dan bencana kemanusiaan.
Bagi banyak keluarga di daerah Sang-e-Atash, bantuan Bulan Sabit Merah adalah satu-satunya penyelamat mereka saat musim dingin. Kepala Organisasi Bulan Sabit Merah untuk Afghanistan barat, Mustafa Nabikhil, mengatakan 558 keluarga telah menerima bantuan makanan selama tiga hari, berupa tepung, beras, kacang-kacangan, minyak goreng, gula, garam, teh, dan biskuit berkalori tinggi yang diperkaya vitamin.
Petani Badghis sangat rentan karena wilayah tersebut tidak memiliki sistem irigasi, membuat mereka bergantung pada cuaca, kata Nabikhil. Jika hujan, mereka akan makan dan sebaliknya.
"Tidak ada solusi, kami hancurkan saja,” kata Ghani. "Kami tidak bisa pergi ke mana pun, ke negara asing. Kami tidak punya uang. Kami tidak punya apa-apa. Pada akhirnya kami harus menggali kuburan kita dan mati.”
Necephor Mghendi, Kepala Delegasi Afghanistan dari Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, mengatakan kekeringan menyebabkan "kekurangan pangan yang mengkhawatirkan, dengan sekitar 22,8 juta orang — lebih dari 55% populasi Afghanistan — mengalami tingkat kekurangan pangan akut yang tinggi.”
Kekeringan parah telah mempengaruhi lebih dari 60% provinsi di negara itu, katanya, "tetapi tidak ada satu pun provinsi yang tidak terpengaruh, karena beberapa menghadapi kekeringan serius atau sedang.”
"Jika tindakan tidak segera diambil, akan terjadi bencana kemanusiaan,” katanya. "Ini bisa dibilang krisis kemanusiaan terburuk di dunia saat ini.”

READ MORE - Kemiskinan di Afghanistan Kian Buruk Akibat Efek Perubahan Iklim